Sabtu, 24 Juni 2017

Permainan Tradisional Krikilan

  

Latar belakang


Permainan ini sudah ada di daerah saya tingggsl. Biasanya dimainkan oleh anak-anak dan remaja. Bentuk permainan berupa permainan yang menggunakan kerikil-kerikil kecil, siapa yang bias mendapatkan paling banyak kerikil berarti dialah yang menjadi pemenangnya. Dengan cara dua jari telunjuk dan jarimanis membentuk huruf yang menyerupai huruf “A” melewati kerikil tersebut dan jangan sampai jari tersebut menempel salah satu kerikil tersebut. Permainan ini dilakukan hanya untuk mengisi waktu luang dan meningkatkan konsentrasi. Serta dapat meningkaatkan pergaulan antar teman dan melatih kejujuran. 


Pemain


Sasaran                                : anak-anak SD dan remaja,

Sek                         : Laki-laki dan perempuan

Jumlah pemain                 : 2 orang

Saran dan prasarana dan waktu permainan

Alat        : kerikil

Tempat                : halaman rumah, teras rumah  

Waktu   : dimainkan kapan saja saat anak-anak pada waktunya bermain.


Jalanya permainan


Sebelum pertandingan dimulai, biasanya melakukan undian untuk siapa yang pertama untuk menjalankan permainan.

Dengan cara kerikil dipegang dengan kedua tangan membuka ke atas kerikil tersebut diangkat kira-kira 4 cm dari atas tanah atau lantai. Kemudian kerikil dijatuhkan.

Kerikil tersebut pastinya berserakan dengan jalan melewati kerikil satu persatu dengan ujung jari telunjuk dan jari manis menempel lantai, harus meleti kerikil tersebut dan jangan sampai menempel kerikil yang lain.

Jika salah satu jari menempel kerikil maka permaian berhenti dan pemain yang satunya lagi yang bermain. Dengan cara seperti di awal, begitu seteeerusnya sampai kerikil tersebut habis.



Penentuan pemenang


Pemain dikatakan sebagai pemenan jika paling banyak mendapatkan kerikil 


Tanggapan masyarakat


Permainan ini sekarang sudah jarang dimainkan oleh anak-anak jaman sekarang, bahkan sudah tak ada lagi yang memainkannya lagi.
 
Permainan Tradisional Krikilan
4/ 5
Oleh