Rabu, 12 Juli 2017

Permainan Tradisional Jengkal (kilanan)

Latar Belakang

Kilanan adalah permainan anak yang gemar mengoleksi karet lingkar / karet gelang. Pada zaman dahulu untuk mendapatkan karet tidak membeli secara langsung. Pada saat istirahat sekolah anak-anak jajan nasi bungkus yang tali ikatnya menggunakan karet. Karet tersebut tidak langsung dibuang tetapi dikumpulkan untuk bermain kilanan  Dua pemain saling beradu kecermatan dalam menyentil karet supaya berdekatan hingga satu jengkal. permainan ini sangat seru dan menyenangkan karena siapa yang menang berhak          mengambil dan memiliki karet lawan. Sementara yang kalah akan kehilangan satu dari karetnya bahkan bisa semuanya.

Tujuan

permainan ini untuk mengisi waktu luang  dan melatih kecermatan yaitu pada saat menyentil karet untuk di dekatkan pada karet lawan. Manfaat permainan ini adalah dapat meningkatkan pergaulan antar teman , gembira, dan meningkatkan kecermatan dan ketrampilan.

Pemain

a. sasara:             1) anak-anak usia SD,2) remaja
b. sek        :           laki-laki dan perempuan
c. jumlah pemain             :               2 orang

Sarana, Prasarana, dan Waktu Permainan

alat:       karet lingkar (karet gelang)
b. tempat            : halama rumah, kebun, dll
c. waktu               : siang hari setelah anak-anak pulang sekolah, sore hari, dan pagi hari ketika  hari libur sekolah.

Jalannya Permainan

a. sebelum permainan dimuali, kedua pemain melakukan undian menentukan siapa yang
    lebih dulu menjatuhkan karet.
b. pemain pertama menjatuhkan satu karetnya di tanah, kemudian
c. pemain kedua menjatuhkan satu karetnya agak berjauhan dengan karet pemain pertama
d. jika belum berani maka pemain kedua boleh memindah keretnya supaya lebih dekat lagi dengan karet pemain pertama.
e. pemain kedua menegaskan bahwa dirinya sudah yakin atau siap dengan mengucap kat                “Berani” jika memang sudah siap.
 f.  pemain kedua melakukan lentingan dengan satu jari telunjukkaretnya yang berada di tanah  hingga karet tersebut berada di jarak satu kilan ( jengkal ) , semakin dekat maka semakin        bagus.
g. jika jarak masih lebih dari satu kilan ( jengkal ) maka bergantian pemain pertama yang melintingkan karetnya supaya berada dalam jarak satu jengkal.
h. apabila pemain pertama tersebut belum berhasil maka bergantian pemain kedua lagi yang melakukan lentingan.
i. begitu seterusnya hingga siapa yang mencapai jarak satu jengkal atau kurang dari satu                     jengkal.

Penentuan Pemenang

Pemenang ditentukan berdasarka pemain yang dapat melentingkan karetnya hingga jarak satu
jengkal atau kurang dari itu dari karet lawan. Pemenang berhak mengambil dan memiliki karet lawan yang berada di tanah tersebut.

Tanggapan masyarakat

Dahulu permainan kilanan sangat digemari oleh anak-anak terutama anak SD. permainan kilanan sudah jarang dimainkan sampai sekarang, bahkan sudah tidak ada lagi anak-anak yang bermain permainan ini.
Permainan Tradisional Jengkal (kilanan)
4/ 5
Oleh